Dasar-dasar Pengembangan Kreativitas Pembelajaran Anak Dengan Bercerita

Dasar-dasar Pengembangan Kreativitas Pembelajaran Anak Dengan Bercerita

berkas-paud - Dasar-dasar Pengembangan Kreativitas Pembelajaran Anak Dengan Bercerita, Bagi anak-anak usia TK, PAUD, RA, KB, SPS, TPA, duduk manis menyimak penjelasan dan nasihat merupakan hal yang tidak menyenangkan. Sebaliknya, duduk berlama-lama menyimak Cerita atau Dongeng adalah Aktivitas yang mengasyikkan. Oleh karena itu, Mendidik dan Menasehati anak melalui cerita adalah cara yang Bijak dan Cerdas. Dalam cerita, nilai-nilai luhur ditanamkan pada diri anak melalui penghayatan terhadap makna dan maksud cerita.
Pengembangan Kreativitas Pembelajaran Anak Dengan Bercerita

Bercerita menjadi sesuatu yang penting bagi anak karena beberapa alasan berikut ini :

  1. Bercerita merupakan alat Pendidikan Budi Pekerti yang paling mudah dicerna anak di samping teladan yang dilihat anak setiap hari.
  2. Bercerita merupakan metode dan materi yang dapat diintegrasikan dengan dasar ketrampilan lain, yakni Berbicara, membaca, menulis dan menyimak, tidak terkecuali untuk anak Taman Kanak-kanak. 
  3. Bercerita memberi ruang lingkup yang bebas pada anak untuk mengembangkan kemampuan bersimpati dan berempati terhadap peristiwa yang menimpa orang lain. Hal tersebut mendasari anak untuk memiliki kepekaan sosial. 
  4. Bercerita memberi contoh pada anak bagaimana menyikapi suatu permasalahan dengan baik, bagaimana melakukan pembicaraan yang baik, sekaligus memberi Pelajaran pada anak bagaimana cara mengendalikan keinginan-keinginan yang negatif oleh masyarakat. 
  5. Bercerita memberikan barometer sosial pada anak, seperti patuh pada perintah orang tua, mengalah pada adik, dan selalu bersikap jujur.  
  6. Bercerita memberikan ruang gerak pada anak, kapan sesuatu nilai yang berhasil ditangkap akan diaplikasikan. 
  7. Bercerita memberikan efek psikologis yang positif bagi anak dan guru sebagai pencerita, seperti kedekatan emosional sebagai pengganti figur orang tua. 
  8. Bercerita membangkitkan rasa  tahu anak akan peristiwa atau cerita, alur, plot dan memberikan peluang bagi anak untuk belajar menelaah kejadian-kejadian di sekelilingnya. 
  9. Bercerita memberikan daya tarik bersekolah bagi anak karena di dalam bercerita ada nuansa Rekreatif dan Imajinatif yang dibutuhkan anak usia TK.  
Menurut Sumiati Budiman ada beberapa tujuan bercerita antara lain adalah sebagai berikut:
a) Sebagai media untuk menyampaikan pesan moral.
b) Sebagai sarana pendidikan emosi bagi anak didik.
c) Sebagai sarana pendidikan fantasi, imajinasi dan kreatifitas anak didik.
d) Sebagai sarana pendidikan bahasa anak didik.
e) Sebagai sarana pendidikan daya piker anak didik.
f) Sebagai sarana untuk memberikan pengalaman bathin dan pengetahuan anak didik. 
g) Sebagai sarana hiburan dan menghilangkan kejenuhan.  

Kumpulan Dongeng anak, Versi Cerita Rakyat. [DOWNLOAD] 
Dongeng Versi Anak TK/PAUD/RA [DOWNLOAD]
Kumpulan Video Anak Berbudi Pekerti [DOWNLOAD]
Buku-buku Komik Untuk Anak Usia Dini [DOWNLOAD]

Hal yang tidak kalah penting yang membuat Cerita memiliki arti penting dalam Pendidikan Anak adalah karena bercerita memenuhi Kriteria pendidikan efektif untuk Mendidik, Membina, dan Mengembangkan Moral Anak, dan hal tersebut tidak mungkin dicapai oleh metode ceramah atau perintah.

Mengingat Metode Pembelajaran ini sangat penting bagi anak, disini penulis sertakan Dasar-dasar Pengembangan Kreativitas Belajaran Anak Dengan Bercerita yang dapat di download pada link di bawah ini :

1. Dasar Pengembangan Kreativitas Belajaran Anak Dengan Bercerita [DOWNLOAD]
2. Pengemb Kreativ Pem Bercerita [DOWNLOAD]

Demikian yang dapat penulis sampaikan dalam kesempatan ini, semoga bahasan mengenai Dasar-dasar Pengembangan Kreativitas Belajaran Anak Dengan Bercerita  ini dapat bermanfaat bagi pengembangan pendidikan di Indonesia. Apabila berkenan silahkan bagikan kembali artikel ini agar lebih bermanfaat buat yang lain, dan taklupa saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

Contoh Laporan Awal RKAS BOP PAUD/TK, RA, Kober, Tahun Anggaran 2017 Sesuai Juknis Terbaru


Terbanyak Dilihat :


    Subscribe to receive free email updates:

    0 Response to "Dasar-dasar Pengembangan Kreativitas Pembelajaran Anak Dengan Bercerita"

    Post a Comment

    Terima Kasih Telah Memberi Saran Dan Komentar